Terendap Laraku, Lagu yang selalu mampu membiusku dalam haru Sungguh, malam ini begitu angkuh Menaburkan aroma diam selayak di pekuburan Ah, aku tertahan di pusat lingkaran kehidupan Embun sepi mulai membasuh hati, memadamkan bara yang baru saja kucipta Klaten, 19 Januari 2012
* Silakan berkomentar dengan sopan sesuai artikel di atas * Gunakan Bahasa Indonesia agar mudah dipahami * Komentar dengan Link (hidup/mati) atau promosi apapun tidak akan dipublish kecuali yang berhubungan dengan amal dan usaha nirlaba
nah2,,,kyk bikin menu puisi ini,, atau galeri, kontak... lha gimana ini mas,, hahh,,, aku dah bikin .. tapi ada bbrp link yang belum singkron ... klo pakai "tambah laman " kan ga bisa posting banyak .... di ifsalcugm.blogspot.com
Kalo itu tergantung template yang kamu pake, edit/tambahnya pada kode html. Tapi sebenarnya ada banyak template yang sudah menyediakan space tersendiri untuk bikin menu sesuai yang kita inginkan. Baik link dalam blog ataupun link keluar.
nah2,,,kyk bikin menu puisi ini,, atau galeri, kontak... lha gimana ini mas,, hahh,,, aku dah bikin .. tapi ada bbrp link yang belum singkron ... klo pakai "tambah laman " kan ga bisa posting banyak .... di ifsalcugm.blogspot.com
BalasHapusKalo itu tergantung template yang kamu pake, edit/tambahnya pada kode html. Tapi sebenarnya ada banyak template yang sudah menyediakan space tersendiri untuk bikin menu sesuai yang kita inginkan. Baik link dalam blog ataupun link keluar.
BalasHapus