YPIA

Lebaran yang Mengesankan

Bicara tentang lebaran, tentu saja sangat erat kaitannya dengan mudik dan silaturahim. Hmm, tradisi masyarakat kita ini memang sudah begitu melekat. Meskipun sejak aku pindah lokasi kerja di Jogja dan Klaten sejak 2008 silam aku sudah tidak lagi merasakan riuh suasana mudik lebaran tapi aku selalu berharap dan menantikan saudara-saudara dan kerabatku yang berada di perantauan untuk mudik dan menjalin silaturahim kembali.

Awalnya aku merasa lebaran tahun ini tak ada yang spesial seperti tahun-tahun lalu. Tapi semua itu berubah ketika kakak dan adik sepupuku pulang tanggal 6 Sept(H-4), tidak seperti tahun lalu.
Aku tidak merasa sepi lagi menghabiskan liburan yang cukup singkat.

Bukan hanya itu sebenarnya yang istimewa, masih banyak yang istimewa. Namun paling tidak ada 2 lagi hal yang aku anggap penting dan selalu kuingat.
Pertama, kopdar(kopi darat), sebuah event sederhana yang mempertemukan kawan-kawan twitter antara Aku, mbak @isnuansa dan mas @koestomo di lesehan sego kucing/HIK(Hidangan Istimewa Klaten), alun-alun Klaten. Acara dadakan ini cukup kami nikmati dengan ngobrol tentang pengenalan diri maupun dunia maya yang mempertemukan kami dan banyaklah pokoknya.hehe.. Kami ngobrol sekitar 3 jam (19.12-22.00). Hanya saja aku merasa agak kurang nyaman(minder) ngobrol dengan orang yang tidak seumuran, maklum paling muda dan minim pengalaman maupun pendidikan yang paling rendah. Maklumlah, aku kan gak pernah mengenyam bangku kuliah. So, pengetahuanku jauh tertinggal. Tapi gak papalah, semoga saja itu tidak jadi masalah. Aku banyak belajar dari mereka, so inspiring. Itu yang pertama, trus yang kedua apa?
Yang kedua adalah kejutan yang dibuat oleh adik laki-lakiku. Kamis, 16 Sept lalu adikku yang satu ini mengejutkanku waktu aku tiba di rumah selepas pulang kerja dalam keadaan pakaian basah menerjang hujan. Aku masuk kamar, melepas sepatu, tas dan jaketku, karena kondisi hujan dan mendung kamarku jadi agak gelap. Aku melihat seseorang terlelap di kamarku, tapi aku ragu siapa itu. Padahal hari itu kan paman dan adik sepupuku balik ke Tangerang dan kakakku duduk di sofa menikmati alunan lagu Iwan Fals. Trus siapa itu?
Aku dekati dia, betapa terkejutnya aku ternyata dia adalah adikku. Langsung saja spontan aku tarik tangannya untuk bangun. Lalu kami tertawa, bahagia.
Adikku memang sudah dua lebaran tidak bisa mudik karena tuntutan kerja di Bogor. Tapi tahun ini kedatangannya sungguh mengejutkanku, tanpa kabar apapun. Aku sebenarnya sudah yakin dia gak bakalan pulang lebaran kali ini karena beberapa hari sebelumnya dia bicara lewat telepon bahwa dia tidak bisa pulang. Kami sekeluarga sedih mendengarnya, tapi sekarang sedih itu menjadi bahagia.

Oiya hampir lupa, terima kasih buat kang Koestomo atas traktirannya. Sering-sering aja, haha

Lebaran yang mengesankan

Klaten, 19 September 2010